Tampilkan postingan dengan label cerita sex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita sex. Tampilkan semua postingan

Kehidupan seksku - 1

"Harry.." Genggaman yang kuat dari pria berusia kurang lebih 25 tahun, tampan dan atletis, memakai jeans dan berkemeja lengan pendek namun rapih dengan berkulit putih dengan kulit putih dan sorot mata tajam namun ramah membuatku agak tergagap. Tidak sangka kalau pemijat itu sedemikian ganteng. "Fifi..", jawabku lirih. Kami lalu duduk di ruang tamu dan perlahan susana menjadi cair, Harry ternyata humoris dan pandai bicara membuatku merasa nyaman mengobrol sementara suamiku tampak berbinar binar. "Wah.. Nggak nyangka lho Mas Ridwan istrinya sedemikian cantik", Harry memujiku. "Ah.. Pasti klien Mas Harry banyak yang lebih cantik..", kataku tersipu. "Nggak.. Kebanyakan kan Ibu Pejabat yang sudah berumur", jawabnya dan memandangku dengan sorot mata yang menggoda. "Mbak Sussy mau dimana...

Kehidupan seksku - 2

Dengan bersiul gembira suamiku beranjak ke ruang kerjanya, sementara aku lalu mandi dan mempersiapkan diri, entah kenapa aku jadi berdandan dan mengenakan daster sutera yang membuatku tampak sexy, dengan belahan dada yang rendah, aku ingin tampil cantik, padahal siapa yang akan datang aku juga tidak tahu. Ning.. Nong.., pada pukul 11 kurang sedikit bel rumah berbunyi dan suamiku bergegas keluar menyambut tamunya, sementara pembantuku sudah pada tidur, lagi pula sudah kupesankan kalau malam ini kami akan ada tamu tapi tidak perlu repot karena tamu tersebut adalah teman suamiku. "Silakan Mbak", suara Harry membuyarkan lamunanku. "B.. Bagaimana caranya..?", tanyaku agak nervous. "Mbak berbaring saja.. Telungkup, mohon dasternya dibuka ya..?", Harry berkata dengan lembut, namun profesional,...

Kehidupan seksku - 3

Malam itu sesuai rencana kami, kembali suamiku mengundang pemijat laki-laki dan.., heran dari mana ia memperolehnya, karena laki-laki ini sungguh tak kalah ganteng dan bahkan lebih tampan dengan kumis tipis yang tercukur rapi. Kali ini aku lebih siap, jadi agak santai sehingga ketika mulai dipijat aku juga jauh lebih rileks, tapi CD tetap kupakai sampai akhirnya diminta untuk dilepaskan, persis sama dengan tempo hari. Ketika aku diminta berbalik, kulihat suamiku memberi kode dan aku ingat permintaannya, sementara kulihat gelembung di selangkangan Rudy, nama pria pemijat itu, mulai membesar melihatku telentang telanjang bulat di hadapannya. "Rud..". kataku agak tersendat, karena aku agak malu mengatakannya. "Masa saya sendiri sih yang telanjang begini.., yang mijat juga harus.. dong",...

Kehidupan seksku - 4

Malam itu aku 'habis' digumuli oleh kedua lelaki muda perkasa itu dan entah kapan berakhirnya serta berapa kali aku mengalami orgasme, yang jelas aku sudah tertidur pulas tanpa tahu kapan mereka pergi. Waktu berjalan terus dan tak terasa sebulan lebih telah lewat sejak kali terakhir itu, kulihat anak-anak sedang bermain serta menonton TV dan bergurau dengan suamiku. Aku sempat tercenung.., salahkah aku bila mengikuti irama nafsu yang kini seringkali melanda..? Namun suamiku sendiri tampak semakin sayang dan kami menjadi semakin dekat dan terbuka, tidak ada lagi batasan antara kami untuk membicarakan sesuatu, bahkan fantasi sex yang paling liar pun dapat kami bicarakan dengan terbuka dan bahkan direalisasikan dan menyenangkan kami berdua. Ridwan suamiku sendiri tidak berkeberatan dan bahkan...

Kehidupan seksku - 5

Mas Willy lalu berinisiatif mendorong kami ke pinggir lalu menaikkanku duduk di bibir kolam dan detik berikutnya, kepalanya sudah mendekam di antara pahaku sementara lidahnya mulai menjilati vaginaku sementara Yudi juga sudah naik ke tepi kolam lalu menghisap dan menjilati puting payudaraku. Tanganku menggapai-gapai mencari 'pegangan' dan ketika kutemukan kugenggam pegangan yang ternyata adalah kemaluan pemuda itu. Walau tidak terlalu besar tapi kemaluan Yudi sangat keras. Aku lalu memposisikan diriku rebah dengan kedua kaki menjuntai ke dalam kolam. Mas Willy masih menjilatiku dengan asyiknya hingga memberiku kenikmatan yang amat sangat karena lidahnya sungguh pandai menjilat dan menyapu, terkadang bahkan memasuki liang vaginaku, sementara Yudi 'kutuntun' untuk berjongkok di atasku sehingga...

Ci Fiona Guru Lesku

Kisah ini terjadi pada waktu aku duduk dipertengahan kelas 3 SMA dulu. Waktu itu nilai-nilai pelajaranku terutama matematika, fisika dan kimia bisa dibilang hancur lebur. Aku kadang-kadang menyesal juga dulu mamilih kelas IPA, kenapa waktu itu tidak memilih IPS saja supaya tidak ketemu 3 pelajaran keramat itu, tapi ya nasi sudah jadi bubur, ya mau apa lagi. Demi memperbaiki nilai-nilaiku, aku terpaksa mengiluti les bersama 2 temanku, Hans dan Vernand. Yang memberi les seorang mahasiswi tingkat akhir, umurnya kira-kira 22 tahun waktu itu. Aku mengenalnya melalui perantaraan ciciku. Namanya Fiona, penampilannya perfect sekali, kulit putih, body langsing dengan buah dada yang tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil, pas lah untuk ukuran orang Asia, rambutnya panjang sedada, biasanya dikucir,...

Bu Henny dan Temannya - 1

Telah sebulan lamanya Andi, seorang pemuda tampan rupawan, berkenalan dengan wanita paruh baya berumur empat puluh lima tahun bernama Bu Henny, istri seorang pejabat teras pemerintah pusat di Jakarta. Berawal saat mereka bertemu di sebuah department store di kawasan Senen dekat tempat Andi bekerja. Ketika itu Andi dengan tidak sengaja menolong Bu Henny waktu wanita itu mencari sesuatu yang terjatuh dari tas tangan yang dibawanya. Dari pertemuan itulah kemudian keduanya memulai hubungan teman yang kini berkembang menjadi lebih erat, perselingkuhan! Pemuda lajang yang berwajah tampan itu telah membuat Bu Henny jatuh hati hingga tak dihiraukannya lagi status dirinya sebagai istri seorang pejabat. Ditambah dengan kebiasaan buruk dan kondisi keluarganya yang memang penuh pertengkaran akibat suami...

Bu Henny dan Temannya - 2

Andi kembali merasakan nikmat dari permainan yang dilakukan wanita itu dengan mulutnya, penis besarnya yang panjang dan masih tegang itu dikulum keluar masuk dengan buas oleh Bu Henny yang tampaknya telah sangat berpengalaman dalam melakukan hal itu. Sambil berlutut pemuda itu menikmatinya sembari meremas kedua buah payudara Bu Henny yang ranum itu. Telapak tangannya merasakan kelembutan buah dada nan ranum yang begitu ia sukai. Dari atas tampak olehnya wajah wanita paruh baya yang cantik itu dengan mulut penuh sesak oleh batang penisnya yang keluar masuk. Sesekali Bu Henny menyentuh kepala penis itu dengan giginya hingga menimbulkan sedikit rasa geli pada Andi. "Auuwww.., nikmat Bu sedot terus aahh, aduuh enaknya". "mm.., mm..", Bu Henny hanya bisa menggumam akibat mulutnya yang penuh sesak...

 
Design by Blogger Indonesia | Bloggerized by Pratama